Home » Berita Bola » Liga Inggris » Pertandingan Testimonial Michael Carrick Yang Berisi Muka Pemain Lama

Pertandingan Testimonial Michael Carrick Yang Berisi Muka Pemain Lama

berita bola terkini @suarabola

Berita Bola Terkini – Pertandingan testimonial Michael Carrick yang diadakan di Old Trafford pada hari minggu malam kemarin berakhir dengan skor 2 – 2, namun pertandingan tersebut diakhiri dengan suasana yang ceria dari kedua kubu yang bertarung.

Pertandingan semalam sekaligus menjadi bentuk penghormatan Manchester United atas 11 tahun jasanya bersama klub, yang belum lama ini mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim lagi.

Di laga yang dihadiri 70.027 penonton tersebut, Carrick bermain untuk tim United 2008 yang berisikan skuad Setan Merah peraih gelar Liga Champions di Moskwa. Sedangkan lawannya adalah deretan pemain atau mantan pemain yang tak kalah ternama; semisal Shay Given, Clarence Seedorf sampai Michael Owen dan Robbie Keane, yang semuanya tergabung dalam tim All-Stars.

Duel di Old Trafford itu sendiri berjalan lambat pada awalnya, namun kubu Carrick yang mengenakan jersey berwarna merah kebobolan gol terlebih dahulu setelah Gaizka Mendieta menuntaskan umpan silang Eric Abidal di menit ke-22.

United 2008 tak butuh waktu lama untuk menyamakan skor, karena enam menit berselang Nemanja Vidic mampu mengubah kedudukan menjadi 1 – 1. Mantan bek Serbia tersebut menjaringkan bola lewat sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok Ryan Giggs, dan semua penonton langsung bertepuk tangan menyambut golnya itu.

[BACA JUGA]:   Manchester City Akan Segera Selesaikan Transfer Virgil van Dijk

Di laga ini, Frank Lampard dan Steven Gerrard yang sempat dimasukkan dalam daftar pemain yang berpartisipasi tidak jadi hadir karena terganjal cedera, dan yang kemudian menjadi sasaran suporter tuan rumah adalah Jamie Carragher dan John Terry. Keduanya mendapat sorakan ‘boo’ dari penonton mengingat mereka adalah duo pemain dari klub rival, dengan Terry terafiliasi untuk Chelsea sedangkan Carragher merupakan legenda Liverpool.

Meski begitu, keduanya tampak tidak terbebani dan menampilkan permainan yang cukup bagus di lini belakang. Beberapa kali Terry mampu menghadang pergerakan Wayne Rooney sementara Carragher, yang sudah lama pensiun, juga mampu membaca permainan dengan brilian.

Di babak kedua, baik United 2008 dan tim All-Stars melakukan pergantian pemain. Di 45 menit terakhir ini, Vidic digantikan oleh Gary Neville, Ferdinand ditarik keluar untuk memberi kesempatan pada Mikael Silvestre, Paul Scholes digantikan Louis Saha dan Dimitar Berbatov dimasukkan untuk mengisi peran Rooney. Sementara dari kubu lawan, Mendieta yang mencetak gol diganti perannya oleh Richard Garcia, serta ada beberapa pemain yang keluar-masuk karena beberapa dari mereka tidak lagi prima.

Terlepas kondisi yang tidak seperti dahulu ketika masih aktif bermain, skill para pemain veteran ini tidak lantas hilang. Contoh nyata adalah Seedorf, ia sukses menjadi jenderal di lapangan tengah untuk tim All-Stars, dan Keane beberapa kali mengancam gawang United kawalan Edwin van der Sar.

Keane bahkan menunjukkan kehebatannya dengan mencetak gol kedua tim All-Stars di menit ke-64. Memanfaatkan bola liar di mulut gawang, penyerang asal Republik Irlandia itu sukses menjebol gawang United lewat tendangan lob yang mengelabuhi kiper jangkung Van der Sar.

United lantas mencoba bermain keluar untuk menyerang. Dengan spirit pantang menyerah yang selama ini dimiliki, pasukan Sir Alex Ferguson itu terus-menerus menggempur pertahanan tim All-Stars, hingga akhirnya gol penyama tercipta di enam menit jelang bubaran lewat sepakan keras Carrick yang tak bisa digapai Given.

Gol itu pun mendapatkan sambutan meriah dari seisi Thatre of Dreams dan tak lama setelahnya Carrick ditarik keluar untuk memberi kesempatan pada Scholes yang kembali dimainkan untuk lima menit terakhir.

Adapun di momen-momen terakhir, Gary Neville memiliki peluang untuk memenangkan tim United 2008, namun sepakannya tak cukup bagus untuk menyasar gawang dan wasit akhirnya meniupkan peluit panjang guna menyudahi laga testimonial yang sekaligus dijadikan sebagai laga amal ini.

(am/ma)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by Live Score & Live Score App